082225427456
082225427456
082225427456
D7701234

Arsenal Ditahan PSG 2-2, Ini yang Dikeluhkan Wenger

Kamis, November 24th 2016. | 3. Sport

Kamis, 24 November 2016 | 06:11 WIB

Arsenal Ditahan PSG 2-2, Ini yang Dikeluhkan Wenger

Manager tim Arsenal, Arsene Wenger tampak kesal atas kemenangan Southampton melawan tim asuhannya dalam babak penyisihan ajang Liga Inggris di Southampton, Inggris, 27 Desember 2015. Arsenal dipermalukan Southampton dalam laga tandang dengan skor telak 0-4. Getty Images/Christopher Lee

TEMPO.CO, Jakarta – Arsenal dan jawara Prancis, Paris Saint-Germain, bermain imbang 2-2 dalam laga lanjutan penyisihan Grup A Liga Champions di Stadion Emirates, London, Inggris, Kamis dinihari WIB.

Laga itu diwarnai dua gol bunuh diri yang dicetak oleh gelandang PSG Marco Verratti pada menit 60 dan gelandang Arsenal Alex Iwobi pada menit 77.

PSG sebelumnya memiliki keunggulan lebih dulu lewat gol Edinson Cavani pada menit 18 yang meluncur demi menyambut umpan tarik kiriman Blaise Matuidi.

Tuan rumah menyamakan kedudukan di pengujung babak pertama saat Olivier Giroud menjadi algojo dari titik putih pada menit 45+1 setelah wasit Felix Byrch menilai Alexis Sanchez dijatuhkan Grzegorz Krychowiak di dalam kotak penalti.

Arsenal lantas berbalik merebut keunggulan 2-1 saat umpan silang Sanchez berusaha disapu oleh Marquinhos namun bola justru membentur Verratti sebelum meluncur masuk ke dalam gawang PSG sendiri pada menit 60.

Lantas PSG menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit 77 saat bola tandukan Lucas Moura menyambut umpan silang kiriman Hatem Ben Arfa sempat membentur tubuh Iwobi sebelum menipu penjaga gawang David Ospina.

Tim tamu lantas memperoleh sejumlah peluang untuk memastikan kemenangan namun tak membuahkan hasil, termasuk pada menit 90+2 saat Cavani bergerilya di area tiang dekat namun bola disambar Laurent Koscielny sebelum berhasil disambut sang penyerang Uruguay itu.

Hasil itu, membuat kedua tim berbagi poin dan sama-sama memiliki 11 poin, namun PSG mengambil alih posisi puncak lantaran memiliki rekor gol tandang yang lebih baik dibandingkan Arsenal dalam catatan pertemuan keduanya.

Kedua tim sudah lebih dulu memastikan lolos ke babak 16 besar sebagai wakil dari Grup A beberapa pekan silam.

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menanggapi hasil itu dengan emosi campur aduk. “Kita harus mempertimbangkan dua hal: intensitas permainan kami dan hasil. Kami memberikan banyak dan  bisa berbalik unggul setelah ketinggalan 1-0, lalu kami membiarkan mereka mencetak gol. Tapi, mereka adalah tim yang baik. Kami memiliki saat-saat baik tapi tak bisa mendominasi,” kata dia.

Pelatih asal Prancis itu menyesalkan buruknya pertahanan timnya. “Malam ini keprihatinan saya adalah kami unggul 2-1 lalu membiarkan mereka kembali. Susah dimengerti betapa mudahnya kami membiarkan lawan mencetak gol dari tendangan sudut. Kami kurang kreativitas tapi meraih poin. Itu mungkin tak cukup (untuk jadi juara grup), tapi Anda tak pernah tahu,” kata Wenger.

ANTARA | UEFA | NURDIN

Artikel lain Arsenal Ditahan PSG 2-2, Ini yang Dikeluhkan Wenger