082225427456
082225427456
082225427456
D7701234

Bagaimana cara mengetahui komplikasi dan apa yang harus dilakukan?

Rabu, November 2nd 2016. | Komplikasi Aborsi Medis

Jika dilakukan pada 10 minggu pertama kehamilan, aborsi medis memiliki sedikit sekali resiko komplikasi. Resiko ini sama dengan resiko perempuan mengalami keguguran. Dokter dapat dengan mudah menangani masalah ini. Dari setiap 100 perempuan yang melakukan aborsi medis, 2 atau 3 perempuan akan pergi ke dokter, puskesmas, atau ruma sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Berikut adalah kemungkinan komplikasi, gejala dan perawatannya:

Perdarahan berat (terjadi kurang dari 1% dalam aborsi medis)

  • Gejala: Perdarahan berlangsung lebih dari 2 jam, menggunakan pembalut ukuran maxi setiap jamnya. Pusing atau kepala terasa ringan bisa jadi tanda kehilangan banyak darah. Hal ini membahayakan kesehatan anda dan harus ditangani oleh dokter.
  • Perawatan: Vakum aspirasi (kuret) Jarang terjadi (kurang dari 0.2%) diperlukan transfuse darah.

Aborsi tidak lengkap

  • Gejala: Perdarahan berat atau terus menerus dan atau nyeri tak tertahankan yang berkelanjutan.
  • Perawatan: vakum aspirasi (kuret)

Infeksi

  • Gejala: Jika anda demam (lebih dari 38 derajat celcius) selama lebih dari 24 jam, atau anda deman lebih dari 39 derajat celcius, kemungkinan anda mengalami infeksi yang memerlukan perawatan.
  • Perawatan: antibiotik dan atau vakum aspirasi.

Bila anda menduga terjadi komplikasi, maka segeralah pergi ke dokter. Bila anda tinggal ditempat dimana aborsi dianggap tindak kriminal dan tidak ada dokter yang dipercaya, anda tetap memiliki akses layanan medis. Anda tidak perlu memberitahu petugas medis bahwa anda mencoba melakukan aborsi. Beritahukan bahwa anda mengalami keguguran. Dokter memiliki kewajiban untuk membantu dalam semua kasus.

Gejala-gejala yang timbul sama dan dokter tidak dapat melihat perbedaan atau menemukan bukti aborsi selama semua pil sudah larut. Jika anda melakukan protokol dibawah lidah seperti yang kami rekomendasikan, pil-pil tersebut seharusnya sudah larut dalam jangka waktu 3 jam pemakaian. Jika anda menggunakannya melalui vagina, periksalah dengan jari-jari anda untuk memastikan apakah semua pil sudah larut. Sisa-sisa pil dapat ditemukan dalam vagina hingga 4 hari setelah pemakaian.

Kurang dari 1% perempuan mengalami kehamilan yang berlanjut. Hal ini bisa dipastikan melalui tes kehamilan setelah 3 minggu atau USG setelah 10 hari. Apabila aborsi medis gagal, ada sedikit kemungkinan terjadi kecacatan seperti pada tangan atau kaki dan gangguan syaraf pada janin. Untuk menangani kehamilan yang berlanjut anda harus mengulangi aborsi secara medis atau operasi.

Sumber ilmiah:

Penelitian telah menunjukkan bahwa hanya sedikit komplikasi terjadi akibat aborsi medis dibandingkan dengan jumlah perempuan yang mengalami kesuksesan. Pada segelintir kasus dimana intervensi semacam kuret (vakum aspirasi) diperlukan, layanan tersebut dapat dikelola oleh layanan kesehatan yang juga menangani kasus keguguran.

Artikel lain Bagaimana cara mengetahui komplikasi dan apa yang harus dilakukan?