082225427456
082225427456
082225427456
D7701234

Eksepsi Ditolak, Terdakwa WN Australia: Saya Bukan Pembunuh

Kamis, November 24th 2016. | 1. Berita & Politik





Denpasar – Ketua majelis hakim I Made Pasek menolak seluruh keberatan terdakwa pembunuhan polisi Kuta, Sara Connor. Wanita berkebangsaan Australia itu pun kembali menyatakan dirinya bukan pembunuh.

I Made Pasek menyatakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah sesuai KUHAP dan UU yang berlaku. Pasal 338, 170, dan 351 juncto 55 KUHP yang didakwakan JPU bersifat alternatif karena fungsi persidangan untuk membuktikannya.

“Mengadili, pertama, menyatakan keberatan terdakwa Sara Connor tidak diterima. Kedua, memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan perkara. Ketiga, menangguhkan biaya perkara hingga putusan pokok,” ujar Pasek dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jalan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Bali, Kamis (24/11/2016).

Mendengar putusan tersebut, wanita berusia 45 tahun itu langsung berdiri dan menghampiri kuasa hukumnya, Erwin Siregar. Sara memeluk Erwin erat sebagai ucapan terima kasih selama kurang lebih 10 detik, kemudian Sara kembali menuju ruang tahanan gedung PN Denpasar dengan rompi oranye.

“Saya bukan pembunuh, kebetulan saja saya ada di sana. Saya menghormati putusan sela itu tapi sangat susah untuk saya terima,” kata Sara dalam persidangan.

Karena seluruh nota keberatannya ditolak, Erwin menyatakan akan mengajukan banding. Banding atas putusan sela itu akan dilayangkan ke Pengadilan Tinggi Bali bersamaan dengan proses persidangan pokok.

“Kami sebagai penasehat hukum dari terdakwa Sara akan mengajukan banding. Tapi, akan kami lakukan bersamaan sampai menunggu putusan pokok,” ucap Erwin dalam persidangan.

Sara didakwa bersama kekasihnya David Taylor, warga negara Inggris, telah melakukan pembunuhan terhadap Aipda Wayan Sudarsa, anggota Polsek Kuta, pada 17 Agustus 2016 silam. David yang disidang terpisah mengakui perbuatannya tapi ia menyebut tindakannya sebagai upaya membela diri.

Sidang akan dilanjutkan pada Kamis 1 Desember 2016 pukul 14.00 WITa dengan agenda pembuktian

(vid/asp)

Artikel lain Eksepsi Ditolak, Terdakwa WN Australia: Saya Bukan Pembunuh