082225427456
082225427456
082225427456
D7701234

Hari HAM, LBH Gelar Nonton Bareng Film yang Kritisi Penggusuran di DKI

Minggu, Desember 11th 2016. | 1. Berita & Politik





Jakarta – Memperingati hari Hak Asasi Manusia internasional, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menggelar acara nonton bareng film dokumenter berjudul ‘Jakarta Unfair’.

“Film ini bercerita tentang penggusuran warga Jakarta yang akan terus dilakukan, karena akan masih banyak pembangunan,” jelas Pengacara Publik LBH, Aldo Fellix, di Kantor LBH, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12/2016).

Dalam film yang diproduksi oleh Watchdoc tersebut, menampilkan beberapa kisah warga yang tempat tinggalnya digusur dan kemudian dipindahkan ke rusun.

Salah satunya adalah Sudirman, warga eks Kalijodo yang kini tinggal di rusun Marunda. Dalam film tersebut, Sudirman mengatakan bahwa rusun memang layak, akan tetapi sulit untuk mendapat pekerjaan.

“Ya di sini kerjaan susah. Kalau kita enggak bayar selama tiga bulan, pintu kita disegel. Kan lebih sadis,” ungkapnya bercerita dalam film dokumenter tersebut.

Ada juga cerita tentang seorang ibu yang belum membayar harga sewa rusun hingga dia mendapat surat peringatan sebanyak tiga kali. “Saya belum bayar tiga bulan. Belum bisa nutup, ya harus cari uang lagi buat nutup itu,” jelasnya dalam film tersebut.

Adegan dalam film dokumenter tersebut menampilkan penggusuran di Kalijodo, Bukit Duri, serta Kampung Akuarium. Di akhir film digambarkan beberapa warga yang pernah tinggal di pinggir Kali Ciliwung berkumpul, membentuk lingkaran dan menyanyikan lagu dengan lilin di tangan mereka.

“Ciliwung rumah kita, Ciliwung nyawa kita,” begitu cuplikan lirik yang mereka nyanyikan.

(dnu/dnu)

Artikel lain Hari HAM, LBH Gelar Nonton Bareng Film yang Kritisi Penggusuran di DKI