082225427456
082225427456
082225427456
D7701234

Madura United Susah Payah Taklukkan Persija

Senin, November 21st 2016. | 3. Sport

Senin, 21 November 2016 | 00:34 WIB

Madura United Susah Payah Taklukkan Persija

Pemain Persepam Madura United, Ali Khadafi (kiri) mencoba melewati hadangan pemain Persija Jakarta, Syahrijal dalam laga lanjutan Super Liga Indonesia di Stadion Manahan, Solo, Jateng, Kamis (14/3). ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta –  Tuan rumah Madura United berhasil menang 1-0 atas Persija Jakarta, yang tampil tanpa delapan pemain intinya, dalam pertandingan Indonesia Soccer Championship di Pamaekasan, Minggu malam, 20 November 2016. Gol tunggal Madura dicetak Erick Weeks pada menit ke-30.

Lewat dua penyerangnya, Pacho dan Greg Nwokolo, Persija Jakarta mampu menciptakan beberapa peluang. Greg yang tampil cemerlang sempat mendapatkan peluang mencetak gol pada menit ke-37 dan 45. Namun, barisan pertahanan Madura United yang dikawal Fabiano Beltrame dan Munhar berhasil mencegah gawang yang dijaga Herry Prasetyo dari kebobolan. 

Gelandang Persija Rama Dika juga sempat mendapat peluang mencetak gol. Sayang tendangan kerasnya mampu di blok oleh Herry Prasetyo kiper Madura United. 

Begitu pun tim Madura United, lewat dua penyerangnya Erick Weeks dan Patrick Wanggai serta Engelbed Sani di sektor sayap tak henti membombardir gawang Persija yang dijaga Daryono. Lewat sebuah serangan yang dipadukan dengan umpan satu dua dengan Patrick Wanggai, Erick Weeks yang tanpa pengawalan berhasil membobol Persija pada menit ke 30. 1-0 tuan rumah unggul dan bertahan sampai turun minum.

Di babak ke dua, hingga menit ke-75, Madura United di bawah tekanan. Serangan yang dibangun Ramdani Lestaluhu dan Greg Nwokolo membuat membuat Kiper Madura Herry Prast jatuh bangun menangkap bola. Serangan Persija baru kendor setelah Pelatih Alhadad mengganti Lestaluhu dengan Bambang Pamungkas. Pemain kawakan ini tak mampu berbuat banyak. Peluang Persija di babak kedua lebih banyak dihasil lewat aksi individu Greg Nwokolo. 

Situasi ini direspon Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera dengan memasukkan Asep Berlian dan menarik keluar Elthon Maran. Gomes juga mengganti Slamet Nur Cahyo dengan Rosi Noprihanis. Strategi ini berhasil, Madura balik menekan Persija. Gelandang serang Engelbed Sani tercatat enam kali mendapat peluang namun tak satu pun jadi gol. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tak ada gol lagi tercipta. Madura unggul 1-0 atas Persija Jakarta dengan susah payah.

Dengan kemenangan ini, Madura United menggeser Persipura Jayapura di posisi kedua. Pemuncak klasemen tetap dihuni Arema Cronus dengan poin sama yaitu 35 poin berbeda selisih gol. 

Pelatih Madura United Gomes De Oliviera mengatakan kemenangan atas Persija merupakan kemenangan penting untuk menjaga asa menjadi juara ISC. “Apa pun kondisi Persija, mereka tim besar dan sulit dikalahkan,” kata dia seusai pertandingan.

Menurut Gomes, pertandingan malam ini salah satu pertandingan tersulit bagi Fabiano dan kawan-kawan karena Persija selalu menekan dan menciptakan banyak peluang. “Tapi kami bisa atasi itu dengan memasukkan Asep, kami bisa kontrol permainan,” ujar dia.

Striker Persija Greg Nwokolo mengkritik kepemimpinan wasit. Dia menilai wasit banyak membuat keputusan yang tidak tepat atas pelanggaran yang terjadi di lapangan. “Wasit kurang jeli, keputusannya kurang tepat, tapi inilah hasil akhirnya,” kata Greg.
MUSTHOFA BISRI 

Artikel lain Madura United Susah Payah Taklukkan Persija