082225427456
082225427456
082225427456
D7701234

Sevilla Vs Juventus, Sampaoli Kian Disegani

Selasa, November 22nd 2016. | 3. Sport

Selasa, 22 November 2016 | 12:36 WIB

Sevilla Vs Juventus, Sampaoli Kian Disegani

Jorge Sampaoli saat memberikan keterangan pers. REUTERS/Ricardo Moraes

TEMPO.CO, Jakarta – Datang ke Sevilla, karier Jorge Sampaoli, 56 tahun, langsung bersinar. Pelatih asal Argentina yang menggantikan Unai Emery, yang hengkang ke Paris St Germain, itu langsung disuguhi penghargaan manajer terbaik pada Oktober.

“Sungguh tak menyangka bisa mendapatkan penghargaan itu. Padahal banyak manajer bagus di liga ini,” kata Sampaoli, merendah.

Sampaoli patut menerima penghargaan bulanan tersebut. Hingga pekan ke-12, di tangannya, Sevilla kini menyodok ke peringkat ketiga klasemen sementara La Liga, persis di bawah dua penguasa liga itu, Real Madrid dan Barcelona.  

Pelatih yang membawa Cile menjadi juara Copa America ini tak hanya dicintai oleh para pendukung Sevilla, tapi juga penggemar sepak bola lainnya.

Sebab, ia berhasil menyajikan permainan yang menarik meski tanpa pemain bintang. Bahkan, Sapaoli sempat disebut-sebut sebagai pengganti Luis Enrique di Barcelona kelak.

Dinihari nanti, dipastikan nama Sapaoli akan semakin bergema di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Sevilla, yang tampil dengan status juara Liga Europa, akan membuat cerita baru dalam Liga Champions.

Untuk pertama kalinya sejak 2010, tim ini akan kembali nongkrong di babak 16 besar turnamen sepak bola yang punya hadiah paling besar di bumi tersebut.

Untuk bisa lolos ke babak berikutnya, dalam pertandingan melawan Juventus pada matchday kelima dinihari nanti, pasukan Sampaoli cukup meraup satu poin.

Maklum, saat ini mereka menjadi pemuncak klasemen Grup H dengan 10 poin. Juventus sendiri persis berada di bawahnya dengan 8 poin.  Tambahan satu poin akan membuat Sevilla tak bisa dikejar dua klub lainnya, yakni Lyon dan Dinamo Zagreb.

Sampaoli amat bersungguh-sungguh dalam menghadapi pertandingan itu. Pada akhir pekan lalu, saat bertemu dengan Deportivo La Coruna, ia mengistirahatkan sebagian besar pemain intinya, termasuk Samir Nasri pemain pinjaman dari Manchester City, yang telah menemukan kegemilangan permainannya.

Tangan dingin Sampaoli pun ampuh. Meski dalam pertandingan itu mereka sempat tertinggal dua gol dari lawan, Sevilla mampu bangkit dan membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol balasan. Skor ditutup dengan angka 3-2. Mereka pun meraih tiga poin tambahan.

Menghadapi laga melawan Juventus, keberuntungan tengah melingkupi Sevilla. Juventus, lawan mereka, dikabarkan akan datang tanpa striker andalannya, Gonzalo Higuain.

Pemain yang baru dibeli dari Napoli itu diragukan bisa tampil lantaran cedera dalam pertandingan melawan Pescara, akhir pekan lalu, di Stadion Juventus, Turin. Dalam pertandingan itu, pasukan Max Allegri menggulung tim lemah ini dengan tiga gol tanpa mampu dibalas lawan.

Cederanya Higuain tentu saja menjadi kerugian bagi Juventus. Namun hal itu tak lepas dari kejemawaan Allegri. Menjelang pertandingan melawan Pescara, ia ngotot memainkan striker asal Argentina itu.

Alasannya, Allegri ingin mengumpulkan poin penuh demi menjaga jarak dengan dua pesaingnya, yakni Roma dan Milan. Beruntung bagi Allegri, dua klub itu tersandung. Roma kalah oleh Atlanta dan Milan hanya bermain imbang melawan Inter dalam laga derby, kemarin dinihari.

Demi menjadi pemuncak klasemen, Allegri berseloroh menganggap pertandingan melawan Sevilla bukanlah prioritasnya. “Pertandingan Selasa nanti lebih penting buat mereka ketimbang kami,” kata dia, menjelang laga melawan Pescara, Sabtu lalu.

Jawaban yang agak mengejutkan, tentu saja.  Juventus memang punya peluang lebih besar untuk lolos. Namun bencana bisa saja terjadi jika mereka kalah di Pizjuan. Selain itu, bila Lyon menang atas Dinamo Zagreb, kondisi yang ada menjadi berbeda.   

Dengan tambahan tiga poin, Lyon kembali punya kesempatan untuk lolos. Meski di atas kertas Juventus bisa mengatasi wakil dari Kroasia tersebut, perjuangan untuk lolos menjadi lebih panjang dan tentu saja memakan banyak energi.

Namun dinihari nanti, tak akan ada yang peduli akan nasib yang akan dialami pasukan Allegri. Di stadion yang berkapasitas 42 ribu orang tersebut, para pendukung hanya ingin segera merayakan lolosnya mereka ke babak kedua.

Sampaoli pun tak sabar memberikan hadiah pertamanya untuk klub Andalusia itu.

FOOTBALL ITALIA | UEFA |GOAL | IRFAN

Artikel lain Sevilla Vs Juventus, Sampaoli Kian Disegani