082225427456
082225427456
082225427456
D7701234

Tingkatkan Kerja Sama, Parlemen RI-Portugal Sadari Potensi Keunggulan

Jumat, November 25th 2016. | 1. Berita & Politik




Lisbon – Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan beserta delegasi dewan diterima secara resmi oleh Parlemen Portugal. Indonesia dan Portugal menyadari masing-masing negara memiliki keunggulan, khususnya di bidang ekonomi.

Delegasi DPR yang dipimpin oleh Taufik Kurniawan diterima oleh Wakil Presiden Parlemen Portugal Hon. Dr. Jorge Lacao dan Ketua Grupo Parlamenter de Amizade Portugal-Indonesia (Kaukus Persahabatan Parlemen Portugal-Indonesia) Jose Miguel Medeiros di Gedung Parlemen Portugal atau Assembleia da Republica (AR), Lisbon, Portugal, Kamis (24/11/2016). Taufik beserta rombongan datang atas undangan dari Parlemen Portugal.

“Saya harap kunjungan ini bisa dapat meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara. Ini bisa meningkatkan keakraban hubungan bilateral antara Portugal dan Indonesia,” ungkap Taufik dalam pertemuan itu.

Taufik pun mengucapkan terima kasih atas kesediaan Parlemen Portugal yang berkenan menerima Delegasi DPR di tengah kesibukan mereka. Saat ini Parlemen Portugal tengah sibuk membahas soal RAPBN Portugal untuk tahun 2017.

“Di Portugal kami melihat adanya letak strategis untuk Indonesia dan kami yakin Indonesia juga punya letak strategis untuk Portugal,” ucapnya.

Pertemuan DPR RI dan parlemen PortugalFoto: Elza Astari Retaduari/detikcom
Pertemuan DPR RI dan parlemen Portugal

Taufik menyampaikan, Portugal bisa menjadi pintu masuk perdagangan untuk kawasan Eropa bagian Timur, termasuk juga Amerika Selatan dan Afrika. Sementara itu, Indonesia bisa menjadi pintu masuk bagi Portugal untuk kawasan ASEAN.

“Penduduk Indonesia ada 250 juta, dan bisa menjadi market yang mungkin akan ditindaklanjuti oleh Portugal. Selain itu juga laju perekomian Indonesia yang terbesar setelah China dan India,” jelas Taufik.

“Dua hari lalu kami berkunjung ke Dirjen Perbendaharaan dan Keuangan Portugal. Kami juga sampaikan bahwa APBN kami 200 miliar USD, semoga ini bisa menjadi hal yang menarik terkait hubungan bilateral Indonesia dan Portugal,” imbuhnya.

Delegasi DPR RI di gedung parlemen PortugalFoto: Elza Astari Retaduari/detikcom
Delegasi DPR RI di gedung parlemen Portugal

Pada kesempatan ini, Taufik berharap agar peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Portugal bisa benar-benar terwujud. Bukan hanya sekedar pertemuan formal namun bisa dikembangkan secara nyata.

“Kami berharap agar Presiden Portugal kembali datang ke Indonesia setelah Presiden SBY, presiden sebelum Bapak Joko Widodo, juga telah datang berkunjung ke Indonesia. Dengan demikian kerja sama sama ini dapat ditindaklanjuti secara konkret,” papar Taufik.

Wakil Ketua Parlemen Portugal Jorge Lacao menyambut baik apa yang disampaikan Taufik. Menurutnya potensi kedua negara memang dapat sama-sama menguntungkan dari segi ekonomi.

“Saya tersenyum begitu disampaikan 250 juta penduduk Indonesia yang tidak bisa disamakan dengan penduduk Portugal yang hanya 10 juta penduduk,” ucap Lacao.

Meski begitu, dia menyatakan posisi Portugal di mata sejumlah negara cukup memiliki nilai tawar. Berbagai faktor membuat negara ini bisa membantu Indonesia jika ingin mengembangkan pangsa pasar di luar Asean.

“Penjelajahan Portugal di seluruh dunia memiliki keunikan dan bisa dikenal di seluruh dunia. Adanya perbatasan yang stabil dari mulai didirikannya Portugal. Saya setuju posisi Portugal yang memiliki posisi strategis,” tutur dia.

“Baik secara geografis dan hubungan khusus antara Afrika, Amerika, khususnya di Amerika Selatan. Juga hubungan khusus di Asia. Bagi negara-negara di luar Eropa, sudah banyak yang melihat Portugal sebagai salah satu negara yang bisa dijadikan pintu masuk di Eropa,” sambung Lacao.

Delegasi DPR RI di gedung parlemen PortugalFoto: Elza Astari Retaduari/detikcom
Delegasi DPR RI di gedung parlemen Portugal

Peningkatan kerja sama dengan Portugal disebutnya juga bisa dilakukan pada bidang infrastruktur. Portugal dikenal dengan sejumlah jembatannya yang panjang seperti Jembatan Vasco Da Gama yang melintasi Sungai Tagus di Lisbon.

“Kami memiliki beberapa infrastruktur yang bagus yang nantinya bisa dikembangkan untuk kerja sama antar negara. Oleh karena itu saya sangat senang mendengar adanya kedatangan Komisi dari Parlemen Indonesia yang membidangi infrastruktur dan dapat mengunjungi realita infrastruktur di Portugal,” sebutnya.

Sebelum kunjungan Muhibah delegasi yang dipimpin Taufik Kurniawan, sejumlah anggota Komisi V DPR RI juga melakukan kunjungan ke Portugal. Kunjungan kerja tersebut terkait dengan masalah infrastruktur.

Taufik dan Delegasi DPR datang ke Parlemen Portugal dengan didampingi oleh Dubes Besar RI di Lisbon, Mulya Wirana. Sementara itu anggota dewan yang ikut dalam pertemuan ini adalah anggota Banggar Amran, lalu perwakilan dari Komisi I DPR Arwani Thomafi, perwakilan Komisi VIII Desy Ratnasari dan anggota Komisi X Laila Istiana.

(elz/imk)

Artikel lain Tingkatkan Kerja Sama, Parlemen RI-Portugal Sadari Potensi Keunggulan