082225427456
082225427456
082225427456
D7701234

Tour de Timor Bisa Perkuat Hubungan Indonesia-Timor Leste

Kamis, Desember 1st 2016. | 3. Sport

Rabu, 30 November 2016 | 23:05 WIB

Tour de Timor Bisa Perkuat Hubungan Indonesia-Timor Leste

Bayangan sejumlah pembalap sepeda putra memacu sepeda mereka pada nomor Individual road race dan Team road race PON XIX di Subang, Jawa Barat, 23 September 2016. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Bupati Belu JT Ose Luan mengatakan pelaksanaan touring sepeda melalui Tour de Timor akan mempererat hubungan persahabatan antarnegara terutama dengan saudara sedarah dari Timor Leste.

“Meski kepesertaan event kali ini belum melibatkan banyak peserta dari Timor Leste dan negara tetangga lainnya, namun diyakini akan bisa mempererat hubungan antarnegara,” kata Ose Luan saat melepas touring Tour de Timor di jalan Simpang Lima Atambua, Kabupaten Belu, Rabu.

Dia mengatakan sebagai negara tetangga penting bagi dua masyarakat tetap menjaga harmonisasi hubungan yang menciptakan kondisi yang aman dan damai.

“Dan hal itu hanya bisa diperoleh melalui salah satu event bersepeda ini yang kita sebut event Tour de Timor ini,” kata dia.

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Belu itu mengaku hubungan kekerabatan dan kekeluargaan antara warga di Timor Leste dan di Kabupaten Belu dan juga Malaka akan terus dijaga dan dipelihara untuk kedamaian dua wilayah.

Selain membangun kebersamaan masyarakat antarnegara, Tour de Timor juga akan menjadi ajang promosi sejumlah potensi wisata yang ada di sepanjang pulau Timor ini ke pentas dunia untuk mewujudkan daratan Timor sebagai destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Timur.

Dengan begitu maka bisa menjadi ajang bagi upaya mengajak masyarakat Indonesia dan dunia untuk mengunjungi destinasi wisata yang ada tersebut.

Dia mengatakan, Tour de Timor yang akan menempuh jarak 321 km dan terbagai atas tiga etape, berawal dari Kabupaten Belu sampai Kota Kupang tersebut akan memberikan pengalaman bagi 32 pesepeda menikmati indahnya panorama alam pulau Timor.

Tentu sangat melelahkan tetapi pihaknya berharap seluruh peserta Tour de Timor Indonesia akan menyaksikan keanekaragam obyek dan daya tarik wisata sepanjang perjalanan mulai dari Mota Ain sampai Kupang,” ujarnya.

Menurut Ose Luan, Pemerintah Jokowi-JK telah menetapkan enam sektor unggulan dalam pembangunan (2015-2019) yakni, pangan, maritim, wisata, industri, energi dan infrastruktur.

Target yang ditetapkan Presiden dan Wakil Presiden pada sektor pariwisata pada tahun 2019 yaitu jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 20 juta wisman, 275 juta wisataan nusantara (wisnus), peringkat 30 tourims and competitive index.

Dan dalam konteks itu Labuan Bajo di Flores menjadi salah satu dari 10 destinasi prioritas.

“Karena itu penting kita dorong juga dengan mengembangkan potensi wisata yang ada di Pulau Timor ini,” katanya.

Kegiatan Tour de Timor diikuti 32 peserta dengan seorang dari Timor Leste, dua peserta dari Malaysia yang satu di antaranya pesepeda wanita, dan selebihnya dari Kupang, Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali.

Pascadilepas dari Atambua para pesepeda menuju ke Kabupaten Malaka kemudian ke Wini di perbatasan enclave Oecussee dan menuju Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Dari TTU para peserta lalu menuju ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan seterusnya akan berakhir di Kota Kupang.

ANTARA

Artikel lain Tour de Timor Bisa Perkuat Hubungan Indonesia-Timor Leste